Mengenal matan Abu Syuja

MENGENAL MATAN ABU SYUJA’Selain disebut Matan Abu Syuja’ (متن أبي شجاع) kadang ia juga disebut Al-Ghoyah Wa At-Taqrib (الغاية والتقريب) atau lebih singkat lagi; At-Taqrib atau Matan At-Taqrib. Ia juga disebut Ghoyatu Al-Ikhtishor atau Ghoyatu At-Taqrib atau Matan Al-Ghoyah. Sebagian orang ada juga yang menyebutnya Mukhtashor Abu Syuja’ atau Al-Ghoyah Fi Al-Ikhtishor.Pengarangnya bernama Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Hasan -versi lain Al-Husain- Al-Ashbahani -versi lain Al-Ashfahani. Nama populernya Abu Syuja’. Info tentang biografi beliau -dengan segenap popularitasnya- ternyata sedikit sekali. Nasib yang sama sebagaimana Ibnu Ajurrum yang hanya dikenal dengan matan Ajurrumiyyah-nya dan Al-‘Amrithi yang hanya dikenal dengan nazhom Al-‘Amrithi-nya.Ibadahnya dikenal tekun. Sebelum keluar rumah beliau akan selalu berusaha salat dulu. Beliau juga selalu berusaha mengistiqomahkan tilawah Qur’an semampunya.Perannya dalam menyebarkan madzhab Asy-Syafi’i di Bashrah cukup besar. Lebih dari 40 tahun beliau berkhidmat mengajarkan fikih Asy-Syafi’i di kota tersebut.Karya Abu Syuja’ yang terkenal hanya satu ini, yaitu kitab “Al-Ghoyah Wa At-Taqrib”. Konon beliau juga sempat membuat syarah untuk “Al-Iqna’” karya Al-Mawardi. “Al-Iqna’” karya Al-Mawardi itu sendiri adalah mukhtashor dari “Al-Hawi Al-Kabir” karyanya juga.Motivasi penulisan “Al-Ghoyah Wa At-Taqrib” sebagaimana ditulis sendiri Abu Syuja’ dalam muqoddimahnya adalah karena beliau diminta oleh sebagian kawan untuk membuat ringkasan fikih Asy-Syafi’i yang sangat ringkas agar mudah dipelajari dan dihafal.Dari sisi bahasa, matan ini lebih mudah dicerna. Bahasanya mudah. Lebih mudah dipahami daripada matan Qurrotu Al-‘Ain karya Al-Malibari.Kata Al-Khothib Asy-Syirbini, karena Allah tahu ketulusan niatnya maka Allah membuat kitabnya menjadi bermanfaat.Matan Abu Syuja’ cukup populer di dunia Islam. Kitab ini diajarkan di Al-Azhar, pondok-pondok pesantren dan berbagai lembaga pndidikan Islam, bahkan telah diterjemahkan dalam bahasa Prancis, Jerman, dan berbagai bahasa lainnya.Perhatian ulama Asy-Syafi’iyyah terhadap kitab ini sangat tinggi. Ada yang membuatkan manzhumah, syarah, penjelasan dalil, dan koreksi dalam hal pendapat mu’tamad.Insya Allah kitab ini akan jadi kitab Muqorror untuk pelajaran Fikih pada mustawa 1 MIM dengan menggabungkannya beserta kitab – kitab Syafiiyah lainnya untuk memaksimalkan faedah yang bisa didapatkan.